Selasa, 27 Desember 2016

MENYALAKAN LED DENGAN SWITCH (DIGITAL INPUT ARDUINO)

Nah teman-teman, belajar arduino nya masuk ke bagian dua ya.... ("iya pak guru..."). Di bagian dua ini kita belajar input dan output dari arduino itu sendiri. Mulai dari yang mudah saja dulu. Kita kasih saklar di inputnya dan kita kasih LED di outputnya. Gambarnya begini nih teman-teman, Trus gimana menulis programnya ya... yuk guys. (sok inggris lo gai pren)




Mulai ya...
.....
....
.....
begitu tuh caranya....
Dah ngerti kan teman-teman. (Hehehehe... bagarah se uda ko).


Buka dulu "arduino IDE"nya di komputer. Tampilannya seperti ini. Kalau g seperti ini tampilannya g boleh ikutan.. we'...(kata anak-anak).
Arduino IDE terakhir update tanggal 24 desember 2016 ini versi 1.8.0. Biasalah perbaikan fitur dan bug-bug nya.

Ketikan program untuk arduino ini kita namain sketch. Jadi kita bukan bikin program arduino, tapi bikin sketch arduino, begitu kata orang-orang di luar sana. kata Uda seh terserah aja, asal dia kagak ganggu kita, putaaauuuu...










Seperti biasa program di bagi 3 bagian yaitu deklarasi program, setup dari deklarasi tadi, baru main program. begitu juga sketch di arduino.

Bagian Deklarasi
Bagian deklarasi atau pernyataan tempat kita memberi pernyataan apa saja yang kita butuhkan dari arduino tersebut. Misalnya kita butuh input 1 pada pin 1 dan output pada pin 13. pin 13 adalah pin yang terintegasi dengan LED internal.

Bagian Setup 
Bagian ini adalah bagian yang menjelaskan pin dari deklarasi tadi. misalnya pin 1 sebagai input, dan pin 13 sebagai output

Main Program
Bagian ini adalah bagian program menjalankan terus menerus atau bahasa lainnya looping program.
Yuk kita intip contoh di bawah ini

const int kakiinput = 1; //kakiinput kita masukkan angka 1
const int kakioutput = 13;    //kakioutput kita masukkan nilai 13
int nilaikakiinput = 0;    // nilaikakiinput kita beri nilai 0

void setup() {
  pinMode(kakiinput, INPUT);
  pinMode(kakioutput, OUTPUT);
}

void loop() {
nilaikakiinput = digitalRead(kakiinput ); //angka nilaikakiinput sama dengan nilai pada kakiinput
if (nilaikakiinput = HIGH)
  {
    digitalWrite(kakioutput, HIGH);   // nilai kakioutput sekarang HIGH atau 5V
    delay(20);                                       // beri waktu sejenak untuk microcontroller melakukan proses
  }
else
  {
    digitalWrite(kakioutput, LOW);      // nilai kakioutput sekarang LOW atau 0V
    delay(20);                                         // beri waktu sejenak untuk microcontroller melakukan proses
   }
}

Yuk kita kupas tuntas setajam silet. gosip yeeeee.....
Bagian Deklarasi atau Pernyataan.
"const int kakiinput = 1;" const int disini maksudnya constantanta integer. Constanta maksudnya tetap. integer maksudnya range bilangan tertentu dari program. Jadi nilai dari kakiinput ini tetap pada angka 1. nilai ini tidak dapat di robah. "const int kakioutput = 13;" sama kayak di atas ya, hanya saja nilai tetapnya 13. "int nilaikakiinput = 0;" nah ini gak ada kata-kata const sebelum int (integer). maka nilainya bisa di robah sesuai program yang kita sketch.

Bagian SETUP()
Bagian ini menjelaskan lebih detail lagi tentang deklarasi atau pernyataan tadi. "pinMode(kakiinput, INPUT);", kakiinput di angka 1 tadi kita jadikan sebagai input dari arduinonya. Dan "pinMode(kakioutput, OUTPUT);" adalah kakioutput yang angkanya 13 tadi kita jadikan sebagai output dari arduinonya. Jadi input pada pin 1 dan output pada pin 13.
Sampai disini pasti ngerti dong.... yuk lanjut

Bagian Loop()
Bagian inilah yang memproses bagian deklarasi dan setup diatas. Dibagian ini kita mau apakan saja terserah kita. Yuk kita intip lagi

nilaikakiinput = digitalRead(kakiinput ); Maksudnya kita robah nilaikakiinput sesuai dengan tegangan yang dibaca oleh kakiinput. digitalRead kakiinput maksudnya kita baca tegangan kakiinput secara digital maksudnya angkanya hanya 0 volt dan 5 volt. 0 volt bisa diwakili dengan LOW, 5 volt bisa diwakili dengan HIGH.
if (nilaikakiinput = HIGH), jadi jika nilaikakinput HIGH atau 5 volt, maka.....
digitalWrite(kakioutput, HIGH); robah dengan menulis angka baru pada kakioutput menjadi HIGH atau 5 volt. Berarti LED yang terintegrasi di dalam arduino tadi akan menyala.

else
  {
    digitalWrite(kakioutput, LOW);      // nilai kakioutput sekarang LOW atau 0V
    delay(20);                                         // beri waktu sejenak untuk microcontroller melakukan proses
   }

else kalau logikanya tidak seperti  sebelumnya yang mana  nilaikakiinput sebelumnya HIGH, dan sekarang adalah LOW, maka tegangan kakioutput adalah 0 volt.
Artinya selama tegangan kakiinput LOW maka LED tidak akan menyala, sampai tegangan pada kakiinput HIGH.

Demikian lah penjelasan singkat tentang belajar arduino bagian duo, yang membahas CONST INT, INT, INPUT, OUTPUT, LOW, HIGH, IF DAN ELSE.

Jika ada pertanyaan atau kendala silahkan tanya di kolom komentar. Uda pasti dengan senang hati menjawabnya.


Tidak ada komentar: